Longing for Revival
Hmmm…. I just wanna say that I’m longing for the true revival in this land…..
Entah kenapa aku dah lama banget berada disini menatap pada ketinggian bintang-bintang yang seakan membuat diriku tak mampu lagi mengutarakan semua isi hatiku saat itu. Yah sudah lama aku tak menyanyikan lagu dari seseorang yang notabene bisa dikatakan kalau lagu itu diciptakan untuk drama yang sedang aku buat.
When I see the star in the sky
I know how beautiful You are
When I come to see Your face
I know my dream is You
Wah… lagu itu menjadi popular banget di hatiku. Rasanya seakan-akan aku mendapatkan kado yang terbaik dari Tuhan lewat orang itu. Wah makasih banget ya. Hehehe…. Semenjak itu aku selalu menyanyikan lagu tersebut di saat-saat aku jauh dari Tuhan dan aku merasa sedang berada di tempat yang memang membuatku susah di dalam kedalaman hatiku yang tak terselami semua orang aku selalu menandungkan lagu tersebut. Yah… bisa dikatakan salah satu lagu favoritku gituloh… hahaha…..
Hmmmm kenapa aku menulis sekali lagi? Sebenarnya aku sudah lama sekali merasakan pinginnnnnnnnnnnn banget melihat revival yang sesungguhnya atas tempatku berada ini. Memang kalau mau dikatakan dan kalau dilihat secara mata apapun juga. Nggak mungkin ada lah yang namanya revival. Tuh namanya mimpi kali ye…. Hahahaha… beneran rasanya aku kerasaaaaaaaaaaa banget kalo revival itu cuman mimpi belaka. Kok bisa? Ya…. Banyak hal yang mengacu pada hal tersebut. Misalnya neh… mentalnya saja dah beda, terus selain itu keadaan orang-orangnya dah beda. Hmmmm yang lebih paranya lagi keadaan hatiku juga dah beda banget dari keadaan yang dulu. Apalagi ditunjang sama keadaan masa lalu yang nggak terelakkan dan nggak mungkin bisa berubah kan… Jadi aku cuman merasa banget yang namanya revival itu dah lewat dalam kehidupanku ini.
Memang aku dah pernah mengalami yang namanya revival itu ampe klepek-klepek. Nggak usah muluk-muluk lah… aku ngelihat dengan mata kepalaku sendiri yang namanya revival di kelompok sel. Dari orang yang cuman berbunyi do re mi fa sol… kita berusaha mati-matian dan nggak mengenal lelah apalagi mengenal istilah menyerah atau istilah loyo sampeeeeeeeeeeeeeee…. Orang-orang di sel itu bisa mencapai angka duapuluh men!!!!! WOW!!! Itu yang namanya revival…..terus lagian iya kalau yang dating itu orang-orang dari gereja lain mungkin ya….. aku masih bisa bilang itu bukan revival tapi orang-orang yang dating itu kebanyakan dari orang-orang yang nggak mengenal Tuhan sama sekali. Bahkan ada beberapa yang dengan latar belakang sangat amat membuat kumisku sendiri berdiri… Hahahahaha…… Sungguh waktu-waktu itu adalah revival yang benar-benar revival……
Tapi yah…. Aku yang namanya revivalist… begitu inget ada revival selaluuuuuuuu aja bilang gini…. Memangnya revival itu HANYA ada dulu kah????????????? Sebenarnya diriku sendiri menolak perkataan itu…. ‘NGGAK!!!!!!!!!!!! Revival itu ada sampe sekarang dan aku percaya di depan sana pasti dan PASTI!!!!!!!!! Ada revival’ Namun seakan-akan aku ini hanya bermimpi tentang angan-angan seorang anak kecil aja yang kepingin dibelikan rumah gede…. Tapi aku nggak mau bermental tempe apalagi aku punya mental anjing apa babi yang cuman akan bergerak kalau diberi makanan. ‘No men!’ aku bukan babi apa anjing yang kayak gitu. Aku ini bermental pemenang dan aku nggak akan menyerah hanya dengan keadaanku ini. Mulai sekarang aku akan bangkit dan berkata ‘Siapa yang mau ikut aku untuk mengejar revival yang sudah jauh di depan mata itu? Siapa yang mau berdiri di atas puing-puing pemasa yang hancur ini? Siapa yang mau membangun kembali bersamaku tembok pemulihan pemasa ini? Siapa yang mau bergerak di tengah serangan iblis yang mematikan ini? Kalau nggak ada… Aku nggak ngurus! Aku akan bergerak sendiri kalau perlu. Karena revival akan terus berjalan dan akan meninggalkan orang-orang yang main-main terus dan nggak pernah serius’
C’mon! We are on the move!