Live in d’Kost
Wah2…. Aku baru bisa tulis pengalamanku kali ini lo setelah sekian lamanya aku berada di Surabaya. Padahal aku pinginnya sih menulis tentang hal in secepatnya tapi apa daya karena aku kurang ada waktu berlebih jadi ya aku baru bisa nulis sekarang neh. Hehehe….
Aku ada pengalaman seru sih menurutku ini selama 1 bulan penuh. Hehehe… pengalaman apa sih? Pengalaman jadi anak kost tuh menyenangkan dan seru juga ya. Hehehe.. memang aku kost di daerah Bandung Barat tepatnya di Setrawangi Selatan. Hohohoho….. Tempat kost ini menurutku cukup strategis sih soalnya jauh dari keramaian dan termasuk tenang (jalannya sih bukan tempat kostnya.. -_-)
Ternyata pengalamanku menjadi anak kost itu sangat berkesan lo. Kenapa bisa begitu? Bagaimana tidak kalau kita ini seakan-akan dipaksa untuk serumah dengan orang-orang yang tidak kita kenal sebelumnya. Bisa jadi orang-orang tersebut cocok dengan kita tetapi bisa jadi orang-orang tersebut kurang begitu cocok dengan kita loh. Hehehe… Tapi syukurlah di balik ketidakcocokan itu, aku menemukan beberapa orang yang cocok denganku dan sepadan denganku. Hehehe….
Hmmmmm aku bingung mau mulai darimana neh ceritanya. Hohohoho…. Tapi mungkin bisa aku ceritakan tentang beberapa orang yang sudah menggores baik cinta, pengharapan, kenyataan, kegairahan, semangat, iman, kesungguhan hati, suka dan duka, kekecewaan dan keindahan yang tidak akan tergantikan di Surabaya atau akan digantikan dengan pengalamanku kalau aku berada di Bandung sekali lagi. Hehehe….
Penghuninya dimulai dari yang paling atas ke paling bawah saja deh. Hohohoho… Paling atas sebelah kiri itu sebenarnya adalah kamarku yang sesungguhnya tetapi oleh karena aku ini orang yang baik hati, mudah mengalah, suka perdamaian dan tidak sombong (Hahahaha) Jadi ya aku memutuskan untuk memberikan kamar indah itu pada Eric Tan dan aku menempati kamar bekasnya yang bisa dibilang ada bau-bauan tersendiri. Wakakakaka…. Bagaimana tidak bayangkan saja kamar itu berada tepat di sebelah WC dan tepat di atas dapur. Jadi ya…. Bisa dibayangkan kalau ada orang yang habis boker dan tidak disiram. Atau kalau tante kost lagi masak dan pintu kamar tidak ditutup. Waduh…. Itu bau makanan dan aroma WC bisa-bisa bercampur aduk menjadi satu. Keinginan untuk muntah dan keinginan untuk makan bisa bercampur-campur tuh. Wakakaka…..
Erik ini kesan pertama aku pindah aja udah memberikan kesan yang mendalam lo. Loh kok bisa? Yah gimana nggak kalau pertama kali pindah aja udah nyuruh aku ‘bohong’. Wakakaka… Tapi keadaannya memang dia nggak salah sih. Hehehe…. Waktu itu aku dibilangi sama dia kalau ada orang yang cari Eric bilang aja kalau orangnya udah pindah nah ini sekarang kamarnya ditempatin sama aku gitu. Wakakaka…. Yah singkat cerita akhirnya beneran. Waktu aku pindah-pindah, aku dikagetkan dengan seorang pria yang ngomong kalau dia cari Eric dengan alasan karena si Eric nggak bayar tagihan telpon (Heh?????) yah tapi memang keadaannya gitu sih. Jadi makanya aku langsung aja bilang kalau aku nggak tahu tuh Eric kemana yang pasti aku lagi pindah ke kamar ini dan aku nggak tahu si Eric-Eric lah. Hahaha
Memang kesanku pertama ke eric itu sepertinya anak ini kok nggak rohani banget ya. Tapi ternyata dari sana aku tahu satu hal. Aku banyak menemukan belahan diriku yang sebenarnya di dalam diri anak itu. Hehehe…. Si Eric yang kelihatannya kasar-kasar dan nggak mau bertanggung jawab tapi sebenarnya di balik semua itu orangnya itu bertanggung jawab kok tapi kalau urusannya nggak jelas ya buat apa diladeni. Mending tidur aja deh daripada ngurusin urusan yang nggak perlu gitu deh. Hehehehe… Singkat cerita bukan hanya hal itu saja sih yang membuat kita sama, tetapi ada banyak hal yang bisa dibilang sepertinya dia ini seperti diriku. Bagaimana caranya mengatasi permasalahan, bagaimana caranya mengatasi anak rohani yang membandel, bagaimana menanggapi persoalan-persoalan hidup, dan kejadian-kejadian yang sama-sama kita alami di waktu yang berbeda tetapi mengacu pada hal yang sama. Hahaha…..
Beralih dari Eric, selanjutnya dihuni oleh si Yavin. Yavin ini termasuk anak baru sih. Hehehe…. Jadi masih brondong-brondong gitu de… Hohohohoh….. entah karena apa tapi si Yavin ini seakan-akan kok selalu mengikutiku kemanapun diriku melangkah. Mulai dari jalan-jalan, cari makan, sampe tiap kali dia mandi atau turun dari lantai atasnya dan melewati kamarku, dia selalu saja mampir dan selalu berteriak “Kokohh!!” -_- Tapi untungnya dia sedikit tahu diri juga. Hehehhee…. Kalau dia melihat kamarku sedang tertutup, dia nggak teriak-teriak seperti itu. Hehehe… intinya kalau aku lagi tidur ya aku pasti tutup kamarku gitu loh. Hohohohoho….. Jangan sampe ya kalau aku tidur dia teriak-teriak kayak gitu. Bisa-bisa aku cumin geleng-geleng kepala… Pasti dia ini meniru seseorang yang pernah melakukan itu ke dia. Wakakkakakkakakak….. Hmmm tapi aku menemukan satu orang lagi yang sepertinya sama denganku. Kalau kali ini bukan sama pemikiran dan bagaimana menanggapi permasalahan hidup sih. Tapi sama di wajah. Wakakkakakakak.. entah ada apa gitu tapi banyak orang yang kalau melihat kita berdua selalu saja bilang “Ini saudaramu ya Ndre?” Hah???? Saudara dari Hongkong? Jayus ahhhh………. Menurutku kita nggak sama kok… beda banget gitu loh. Tapi entah kenapa banyak yang bilang kalau kita ini mirip kayak kakak beradik. Hahahhaha tapi nggak apa-apa kok… kamu pasti bangga ya punya koko yang ganteng kayak gini. Berarti kamu juga ganteng ya vin ya… .Hehehhe ^^v Peace bro….. Hohohohoho
Lanjutannya lagi masih di kamar atas ada si koJohan. Dia menempati ruang tepat di atas kamar mandi sebelah kamarku. Wakakakakka…. Jadi dia sudah mendekati kamarku gitu loh…. Hohohoh cuman bedanya aku berada di lantai 2 dan dia berada di lantai 3. Hehehe…. Si ko Johan ini entah kenapa selalu aja godain aku. Wew….. Selain dari goda-godain aku kalau dating ke kamarku, dia juga membuatku agak shock dengan tingkah lakunya yang terkadang mengoda-goda aku. Astaga………… Emmangnya aku ini ganteng sih tapi jangan gitu dong ko…. Aku juga punya harga diri gitu loh…. (Lho??? Kok???) Hahahhaha tapi dia ini juga jayus kok… soalnya kalo dia cerita-cerita ke aku kadang bosen juga (Sori lo ko…) Tapi memang kenyataannya gitu. Gimana nggak kalau topic yang dibahas itu selalu samaaaaaaaaaa……………. Terus…. Yah seputar saudaranya yang lagi ngefans ama dia. Hahahaha……
Berlanjut dari sana kita turun dan menemukan kamarku. Nah kalau kamarku ini termasuk yang strategis dimana orang-orang selalu lewat. Gimana nggak kalau WC dan kamar mandi itu tepat di sebelah kamarku. Jadi ya orang-orang yang mau ke WC atau mau mandi ya terpaksa harus naik ke atas lantai 2 dan melihat kamarku gitu. Wakakkakaka… memang ada sih kamar mandi di lantai 1 tapi kurang begitu diminati karena WC di sebelah kamarku itu hadirat Tuhannya kerasa gitu (Hohohoohohohohooh) Kan aku banyak berdoa gitu loh… Wakakkakakakka… Nggak-nggak…. Soalnya WC di sebelah kamarku itu lebih bersih dan airnya kalau keluar lebih kenceng jadi ya gimana nggak kalau semua orang kalau mau mandi mending ngantri deh daripada mandi di tempat yang kurang diminati gitu loh. Hohohoho…. Jadi kalau mau cerita tentang orang lewat gini, si ko Martin penghuni lantai 1 pun rela untuk naek ke lantai 2 demi mendapatkan kamar mandi yang nyaman buat dia. Hohohohohoho….
Ko Martin si penghuni lantai 1 ini termasuk orang yang digemari lo. Wakakkakakakka…. Aku udah menemukan 1 orang yang nge fans sama dia… ko…. Mungkin kita ini sama ya banyak penggemarnya…. Wakakkakakakkakakakkaka….. tapi ya beda gitu loh… kalau penggemarku itu masih dalam taraf normal-normal aja dan tidak mengganggu masyarakat umum tapi kalau penggemarmu itu demi bisa bersama denganmu rela untuk merusak kesejahteraan umum tuh… Wakkakakakkakakkaka… sampai-sampai aku mau pindah aja disalah-salahin soalnya bisa-bisa penggantiku nanti itu fans beratmu itu lo ko. Hehehhehehe….. ko Martin ini termasuk orang yang cuek bebek dengan kata-kata favoritnya… “Cumi…” Emang koko suka makan cumi apa? Wakakkakakakakkakakakkakak…. Tapi ko Martin ini orang yang termasuk baik juga lo…. (waduh2….. ge er ya? HAhahaha) Yah soalnya dia ini yang bantuin aku sampe aku bisa masuk ke kost-kostan ini gitu loh…. Dia yang rela membayarin ke tante dulu baru aku bisa masuk ke tempat kost ini. Hohohohohohoho… Makasih banget ya ko ya…. Tapi kok cuman segitu doang? Kalau koko bayarin aku makan itu lebih baik lagi ko… Hahahhahaha… nggak-nggak peace bro… ^^v
Singkat cerita sebenarnya masih ada banyak pengalaman dan perjuanganku di d’Kost ini. Hehehhe tapi aku terlalu capek untuk mengetiknya satu per satu soalnya intin dari semuanya ini adalah…. Aku menemukan keluarga yang baru di tempat itu. Selain dari para anggota sel, aku menemukannya di dalam kost-kostan itu. Hohohoho…. Soalnya gimana nggak kalau kita ini seolah-olah dipaksa untuk tinggal serumah dengan orang-orang yang notabene tidak kita ketahui asal muasalnya dan kita yang mencari tahu darimana mereka datang dan bagaimana kita menyesuaikan diri kita dengan mereka. Hehehe…. Peace bro…..^^v Thanks buat pengalaman ngekost bersama dengan kalian ya…… Makasih banget juga lo aku dianterin sampe ke kereta api sampe masuk ke kereta apinya juga gitu. Hohohoho…. Terus terang aku juga agak kehilangan kalian lo waktu aku dah sampe di Surabaya…. Hmmmm bukan agak sih tapi udah kehilangan gitu loh… Hehehehehe…. Nanti kalau kita ketemu lagi ya.. aku nantikan kedatangan kalian di Surabaya bro…..