Goresan hitam dalam kanvas hidupku
Mengapa harus aku? Yah… terkadang pernyataan itu kerap kali muncul di benakku waktu aku sedang mengalami kesusahan yang sangat. Aku sering berkata pada diriku sendiri mengapa harus diriku yang mengalami semua hal yang tidak mengenakkan ini. Mengapa bukan orang lain saja yang mengalaminya. Kalau bagiku, masalah ini merupakan masalah terbesar dalam hidupku dan memang tidak mungkin diselesaikan begitu saja dalam kurun waktu 1 hari tetapi aku harus mengahadapinya dengan sangat berat. Seakan-akan memang aku tidak mampu lagi untuk menghadapinya seorang diri. Yah…. Aku sedih sekali harus mengalami perjalanan yang pahit ini di dalam hidupku.
Terkadang aku berseru dalam kehampaan hidupku mengenai perjalanan hidupku yang kelam ini. Mengapa bukan orang lain saja yang mengalaminya dan jangan aku yang mengalaminya. Kalau memang aku mampu untuk mengatasi permasalahan ini, mengapa masalah ini belum tuntas hingga detik-detik terkahir ini? Mengapa aku masih harus mengalaminya…..
Yah…. itu sekedar intermezzo tentang apa yang aku mau tulis dalam bog kali ini. Sebenarnya aku sudah tahu hari ini akan datang. Dimana salah satu doaku terjawab. Yah entah kenapa memang sudah datang dan aku besyukur sepenuhnya pada Tuhan. Aku berkata pada Sang Penulis hidupku bahwa aku sangat bersyukur untuk datang ke Bandung bukan dengan tangan hampa dan tanpa tujuan. Semuanya sudah disiapkanNya sejak dahulu kala. Bahkan akhirnya aku bisa datang ke Bandung ini dengan suatu misi yang memang harus aku pikul. Aku bersyukur sekali aku mampu mengatasi semuanya itu dan aku mampu untuk melakukannya.
Singkat cerita memang aku harus mengalami satu dua hal pahit dulu di dalam hidupku yang membuat beribu-ribu pertanyaan di dalam hidupku. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah “Mengapa harus diriku yang mengalami semua hal pahit itu Tuhan?” Namun aku tahu satu kebenaran di dalma hidupku ini. Apakah itu? Jawabannya mudah sekali. Kalau kita mau turut berjalan dalam kehendakNya, kita akan tahu apa maksud dari semua yang dirancangkanNya untuk kita. Seringkali kita hanya berkata “Mengapa dan mengapa?” Bahkan tidak jarang mulut kita berkata “Seandainya”. Hahahaha. Sangat klise dan sangat umum sekali. Memang pernyataan dan pertanyaan itu pasti akan muncul di dalma hidup kita. Memang banyak dari kita tahu jawabannya dari semua itu. “Tidak tahu” Yah…. Tidak tahu kenapa harus mengalami semuanya itu dan seandainya itu hanyalah perkataan kosong yang tidak akan mengubah satu hal pun di dalam hidup.
Jujur diriku sendiri pun selalu berkata “Seandainya” dan “Mengapa?” Sampai semua orang hanya akan berkata “Tidak tahu” Hahahahaha. Memang di dalam hidup ini banyak pertanyaan mengapa dan jawabannya adalah tidak tahu. Hehehe. Siapa sih yang bisa menebak isi hati Tuhan kalau orang itu hanya kecil di hadapan yang Tak Terbatas. Hehehehe….
Tapi ternyata ada kebenaran yang aku temukan di dalam hidup ini. Kita bukannya akan menjawab “Tidak tahu”. Istilah itu hanya akan berarti kalau kita tidak berjalan dalam rencanaNya yang luar biasa. Aku ternayta mengetahui satu hal. Dari pengalaman-pengalaman pahit yang pernah aku lalui dan semua pengalaman-pengalaman traumatis yang sempat aku jalani itu ternyata berbuah hasil yang luar biasa. Aku bahkan bersyukur pada Tuhan kalau aku sempat untuk menjalani kehidupan yang sangat pahit itu di dalam hidup. Hahahahaha.
Jawaban dari semua pertanyaanku selama 10 tahun bahkan 15 tahun mungkin itu terjawab hanya dalam satu hari. Hehehe. Semuanya terjawab dengan sangat indah dan sangat luar biasa. Aku bersyukur mengalami semuanya itu apabila aku harus mengalami satu hal indah di hidupku ini. Bahkan aku bisa berkata pada semua orang aku cukup bangga pada diriku sendiri karena dari 10.000 orang yang ada di dunia ini, hanya aku sendiri yang mengalami hal yang seperti ini. Hahahahaha… cukup membanggakan bagi diriku sendiri. Mengapa kok bisa membanggakan diriku? Karena dari semua orang yang ada, aku termasuk salah satu orang yang dipercaya oleh Tuhan untuk mengalami hal pahit ini dalam hidupku bahkan aku bisa bilang kalau tidak semua orang akan merasakan hal yang sama di dalam hidupnya seperti diriku ini. Seolah-olah pengalaman pahit yang sudah terjadi di dalam hidupku ini adalah suatu anugerah yang tidak ternilai.
Anugerah ini tertutupi oleh bungkus kado yang jelek. Dimana aku baru boleh membuka anugerah itu 10 tahun kemudian. Siapa sih yang tahan dengan bungkus kado yang jelek itu selama 10 tahun? Selama 10 tahun aku terus menerus harus tahan akan keberadaan kado berbungkus jelek di dalma hidupku ini. Bahkan aku terkadang ingin sekali membuang kado tersebut di dalam hidupku. Aku bahkan inginnnnnnn sekali membuka kadonya belum tepat pada waktunya. Tetapi apabila aku membuka kado itu tidak tepat waktu,kado itu akan berubah menjadi “pandora’s box” yang akan menimbulkan malapetaka besar di dalam hidupku. Hahahaha…. Tapi dari satu hari yang sudah aku lalui ini, aku hanya bisa bilang pada Tuhan “Terima kasih buat kado terindah dalam hidupku ini yang tidak mungkin dimiliki oleh semua orang di dunia. Kalau semua orang ingin memilikinya belum tentu mereka akan memilikinya karena kado ini adalah kado special yang hanya akan diberikan Tuhan pada mereka yang dianggapNya mampu dan mereka yang dipercayaNya lebih. Memang untuk menghadapinya susah sekali Tuhan, tetapi apabila aku melihat kado itu ternyata lebih indah dari kado manapun yang ada, aku sangat bersyukur Tuhan” ^^v
Hahahaha…. Singkat cerita aku mau berkata pada pembaca blogku ini. Semua hal di dalam hidup ini memang banyak yang tidak kita mengerti. Banyak pengalaman pahit dan banyak coretan warna hitam di dalam kanvas hidup kita. Terkadang memang warna hitam itu sangat jelek dan membuat hati kita teriris-iris. Seakan-akan kita hendak menghapus warna hitam itu dengan berbagai macam cara. Tetapi ketahuilah satu hal. Kanvas kita tidak akan seindah ini kalau tidak ada warna hitam di dalam hidup. Bahkan tidak semua orang akan dipercaya olehNya untuk mendapatkan warna hitam ini. Karena warna hitam ini adalah warna anugerah yang akan diberikanNya pada mereka yang Dia percaya lebih. Jangan keluar dari rencanaNya hanya oleh karena adanya warna hitam ini di dalam hidup kita. Tetapi tetaplah setia padaNya hingga kita melihat keseluruhan lukisan itu menjadi indah di dalam hidup kita. Percayalah satu hal. Bahkan sebelum kita melihat lukisan hidup kita di surga yang indah, kita sudah akan merasakan keindahan lukisan kita yang setengah jadi di dalam hidup kita selama di dunia. ^^v
Buat sahabatku tercinta…. Tetaplah setia dalam mengikut Dia. Karena kamulah penerus jejak ini. Hehehehehe…. Aku percaya setelah aku pasti kamu yang akan dipakai olehNya. Tetaplah setia karena aku percaya kamu akan dipakai lebih dari aku olehNya. Biarlah kisah hidup kita menjadi berkat bagi orang lain di kemudian hari. Hehehe….. nanti di surga kita akan melihat warna kanvas kita yang hitam itu dan kita akan bangga karena Tuhan sempat menggoreskan warna hitam itu di dalma hidup kita. Hahahahha
Thx Lord!!!!! Hahahahaha…..
“Banyak pertanyaan ‘mengapa’ di dalam hidup dengan jawaban ‘tidak tahu’ di dalamnya. Tetapi pernahkan terpikir oleh kita jangan hanya bertanya ‘mengapa’ terus menerus karena jawabannya akan terus berkata ‘tidak tahu’. Sesekali cobalah untuk bertanya ‘bagaimana aku menyikapi semuanya itu’, karena jawaban yang kita terima akan berubah menjadi ‘LUAR BIASA!’”